Beritaterheboh.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut Pergub Nomor 55 Tahun 2018 tentang Penyesuaian Tarif Retribusi Pelayanan Perumahan. Anies mengatakan kebijakan tersebut tidak sinkron karena mencampurkan tarif rusun lama dan baru.
"Karena ini urusan rusun lama dan rusun baru dalam satu aturan. Akibatnya, muncul kebijakan yang nggak sinkron dengan arah RPJMD kita dengan arah kebijakan dasar kita," kata Anies di Museum Gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018).
Anies mengatakan akan merapikan kembali tarif rusun yang ada di pergub tersebut. Dia berjanji segera menyelesaikan pergub untuk menggantikan pergub lama.
"(Tarif) rusun baru nggak ada perbedaan, yang bermasalah adalah yang lama. Karena itu dijadikan satu di Pergub 55, itu letak problemnya," terangnya.
Anies menunda kenaikan tarif sewa untuk rusunawa. Anies mempertimbangkan dampak kenaikan bagi penghuni rusun yang merupakan warga relokasi.
"Tadi arahan dari gubernur kita evaluasi dulu, kita kaji lagi pergub ini. Jadi untuk sementara pergub ini istilahnya di-hold dulu, dicabut dululah," kata pelaksana tugas (Plt) Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Meli Budiastuti saat dimintai konfirmasi terpisah.
Meli mengatakan, saat masa sosialisasi, kenaikan harga sewa mendapat masukan dari warga. Menurutnya, sebagian besar warga mengeluh karena pendapatan yang rendah sehingga keberatan atas kenaikan tarif rusun.
"Saat sosialisasi memang ada masyarakat yang benar-benar perlu dibantu, terutama warga relokasi. Yang mungkin penghasilannya masih di bawah UMP. Kebutuhan dia hidup mungkin besar," ujar Meli.(detik.com)
. .Perdanya paling lama setiap 3 tahun tarif sewa rusun ditinjau kembali, tapi tidak harus dinaikkan, malah bisa diturunkan, tergantung keberpihakan gubernur. Baca sj beritanya dari 2012 sampai sekarang tarif uang sewa rusun tdk dinaikkan Ahok, tapi begitu ganti gub Anies lsg naik.— Harry Hartono (@HarryHa17649007) August 14, 2018
. .Ahok tdk pernah naikin sewa rusun, ada pergubnya klu mau naikkan sewa rusun SKPD harus naikkan jg pendapatan ekonomi di penghuni rusun itu, ini yg tdk dilakukan @aniesbaswedan main naikkan aja sewa rusun https://t.co/xkGTDOfgxu— Mohamad Guntur Romli (@GunRomli) August 16, 2018
. .Tampaknya @aniesbaswedan ingin mengalihkan isu publik ke instalasi bambu seharga ratusan juta rupiah dari kebijakannya yg mencekik rakyat kecil dgn menaikkan sewa rusun ratusan ribu pic.twitter.com/yhoSd27Lcl— Mohamad Guntur Romli (@GunRomli) August 16, 2018
DKI Naikkan Tarif Sewa Rusun Rata-rata 20 Persen.— Taufiq Marhaban (@TaufiqMarhaban) August 14, 2018
.
Tarif rusun yang dinaikkan tak hanya tarif untuk masyarakat umum, tetapi juga untuk kelas paling bawah yakni masyarakat terprogram.
.
Berkah gubernur yg selalu memperhatikan kelas bawah 🤪https://t.co/NDXoXUQmqJ
from Berita Heboh https://ift.tt/2MyEra7
via IFTTT
